\\CryStar Foot Note\part1

Sejarah kaum-kaum ras manusia ditanah Elder

 

Dahulu kala selain kaum Chron, ras elf, dan Yllgarian, para dewa menciptakan ras manusia. Ras manusia diciptakan menjadi 2, yaitu : Pekerja-Kamgar  dan pemimpin-Natta. Kemudian setelah perang besar antara para Ancient–ras manusia yang berusaha mengkudeta para dewa, dengan kaum Chron–ras tertinggi ciptaan para dewa, yang juga dibantu oleh kaum Leafcla–leluhur ras Efl, ras manusia dipisah-pisahkan agar menjadi lemah yang kemudian menyebar keseluruh penjuru Elder, dan akhirnya membentuk kaum-kaum mereka sendiri.

Dari para Kamgar muncul kaum Getzja. Ras manusia dengan kemampuan fisik diatas rata-rata dari semua ras manusia. Memiliki insting yang tajam, kemampuan seluruh indranya berfungsi lebih baik bahkan dari beberapa hewan buas sekalipun. Bila dibandingkan, satu dari mereka dapat menghadapi lima orang yang bukan kaum mereka dengan seimbang. Mereka dulunya sering disebut Suku Liar, mereka bermukim digunung dan bukit-bukit didaratan elder. Mereka lemah dalam menyerap pengetahuan dan teknologi, hingga mereka satu-satunya kaum dari ras manusia yang tidak mampu menggunakan sihir. Mereka juga kurang dalam hal perkembangan peradaban, hingga mereka hanya berupa suku-suku kecil tanpa kerajaan besar.

 

Dari para Natta muncul kaum Narva. Ras manusia dengan kecerdasan yang lebih tinggi dari semua ras manusia, kemampuan mereka yang dapat menyerap segala pengetahuan dengan cepat itu menyebabkan mereka menjadi  kaum yang lebih cepat berkembang. Mereka memiliki fisik yang sedikit lemah dibanding  ras yang lain, namun mereka handal dalam segi teknologi dan sihir. Mereka juga lebih cepat membangun sebuah peradaban. Mereka adalah kaum yang mendirikan kerajaan mula-mula setelah kehancuran para Ancient. Mereka tinggal ditengah-tengah Elder. Dan dari kaum ini kemudian muncul kaum-kaum lainnya.

 

Salah satunya adalah kaum Seithr. Mereka ini sebenarnya adalah se kaum dengan Narva, hanya saja mereka punya darah Tūphāna-dewa badai dalam tubuh mereka yang membuat mereka memiliki kemampuan sihir bawaan yang tidak pernah bisa dipelajari oleh ras manusia manapun. Sihir langit. Pengendalian angin dan petir. Para Sky Elemental. Mereka mendirikan sebuah dinasti Vaelum setelah kejatuhan para Ancient yang karena itu kemudian mereka sering juga disebut sebagai kaum Vaelum. Mereka tinggal bersama dengan sepupu mereka kaum Narva ditengah-tengah Elder.

 

Kemudian ada kaum Nitha. Kaum yang berpusat diujung barat Elder. Membuat kota-kota kecil di sepanjang garis pantai Samudra Langit hingga tebing-tebing Langit. Mereka dulunya adalah kaum Seithr, para Sky Elemental yang bukan termasuk dalam silsilah Vaelum. Mereka cenderung menutup diri dari kebudayaan dunia luar. Mereka jarang muncul ditengah-tengah daratan Elder. Kono kabarnya mereka adalah satu-satunya kaum dari ras manusia yang menguasai sihir permulaan yang dahulu hanya dimiliki oleh kaum Chron dan Ras Elf saja, dan menulis rahasia sihir itu dalam kitab-kitab sihir mereka yang kemudian dianggap hanya sebuah mitos belaka.

 

Terakhir keturunan dari Natta adalah kaum Kitte. Ras yang berpusat diujung selatan Elder, hidup di tengah-tengan gurun Onyx. Mereka dahulunya adalah kaum Narva yang memuja para Ancient. Mereka hidup dengan mendewakan pengetahuan para  Ancient. Hidup dengan teknologi yang diharamkan oleh semua agama di atas daratan Elder. Karena itulah mereka diusir dan dikucilkan keselatan. Dianggap sebagai kaum kafir. Namun dengan pengetahuan dan teknologi mereka yang paling tinggi diseluruh daratan Elder itu, mereka bisa bertahan dan membangun sebuah peradaban besar. Dengan daratan tengah Elder, mereka hanya dipisahkan oleh hutan Tua. Namun mereka masih tak mampu menyeberang karena para Yllgarian yang bermukim disana menghadang mereka dan peradaban mereka untuk keluar dari gurun Onyx.

 

Dan kemudian dari Kamgar dan Natta itu munculah kaum Morra. Ras manusia dengan kemampuan rata-rata, tidak terlalu cerdas juga tidak terlalu bodoh, tidak terlalu kuat juga tidak terlalu lemah. Kono kabarnya mereka muncul setelah perang Ancient selesai. Ada yang beranggapan mereka adalah orang-orang hasil perkawinan silang dari kaum-kaum yang ada. Dengan kemampuan yang seimbang antara kecerdasan dan fisik, mereka bisa bertahan hidup di hampir segala tempat juga dengan cepat pula mendirikan peradaban mengimbangi kaum Narva. Mereka memiliki keragaman fisik yang berbeda hingga dalam rangkaian peradaban mereka muncul sub-sub kaum yang membedakan mereka menjadi 3 bagian besar lagi, yaitu: Vida, Niga, Bika. Mereka terus berkembang pesat dan mulai mendominasi daratan tengah Elder, kerajaan-kerajaan mereka mendesak kerajaan kaum-kaum superior seperti Narva dan Seihtr. Hingga akhirnya terjadilah perang besar ditengah-tengah daratan Elder. Perang pertama setelah perang besar kaum Ancient, dan perang saudara pertama dalam sejarah ras manusia. Mereka menyebut perang panjang ini dengan nama perang 200 bulan.

 

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s